PANGKALPINANG — Ditengah menjamurnya minuman instan dan kafe modern, Warung Kelapa Defri di Jalan Dealova, Kota Pangkalpinang, justru tampil beda dan berani “mengguncang” lidah pelanggan dengan racikan tradisional yang disebut-sebut punya banyak khasiat untuk kesehatan.

Warung sederhana ini kini ramai diburu warga karena menyajikan berbagai jenis kelapa muda, terutama kelapa buntut merah yang dipercaya masyarakat memiliki manfaat untuk membantu menjaga stamina tubuh dan mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

Tak hanya menjual kelapa muda biasa, Defri juga menghadirkan aneka minuman racikan tradisional yang kuat cita rasa dan khas aroma rempahnya. Mulai dari kopi seduhan, teh hangat, jahe merah, kunyit asam hingga STMJ racikan spesial yang disebut pelanggan memiliki sensasi berbeda dari tempat lain.

Yang paling menyita perhatian adalah racikan STMJ campur pinang muda. Perpaduan susu, telur, madu, jahe dan pinang muda itu disebut menjadi menu andalan yang membuat pelanggan penasaran.

“STMJ di sini beda, ada campuran pinang muda. Rasanya mantap dan tidak anyir,” ujar salah satu pelanggan kepada media ini.

Tak sedikit pengunjung yang datang bukan hanya untuk menikmati minuman, tetapi juga mencari suasana santai khas warung rakyat yang masih mempertahankan cita rasa tradisional Bangka Belitung.

Defri, pemilik warung, mengatakan dirinya sengaja mempertahankan konsep alami dan tradisional agar pelanggan bisa menikmati minuman sehat dengan bahan-bahan pilihan.

“Kelapa buntut merah ini memang paling banyak dicari. Selain segar, banyak pelanggan bilang badan terasa lebih enak setelah minum,” ungkapnya.

Di warung itu, pengunjung bisa melihat langsung tumpukan kelapa muda segar yang setiap hari dikupas untuk memenuhi permintaan pelanggan. Aroma kopi seduhan dan rempah-rempah juga langsung terasa begitu memasuki area warung.

Dengan konsep sederhana namun kaya rasa, Warung Kelapa Defri kini perlahan menjadi salah satu tempat tongkrongan alternatif warga Pangkalpinang yang ingin menikmati minuman tradisional dengan sensasi kuat, hangat, dan “nendang”. (rls).